Terungkap Cara ASJ Habisi Tiga Korban di Tanjung Priok dengan Racun dalam Teh Hangat
- account_circle Firmansyah
- calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

FOTO: Polres Metro Jakarta Utara mengungkap motif di balik kasus tewasnya satu keluarga di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, BacainD.com – Sebuah tragedi mengerikan terungkap di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Pria berinisial ASJ kini harus berhadapan dengan hukum setelah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan terhadap tiga orang, yang terjadi pada 2 Januari 2026.
Di balik peristiwa itu, polisi menemukan metode pembunuhan yang tak biasa racun yang disamarkan dalam secangkir teh hangat.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, mengungkapkan bahwa pelaku terlebih dahulu membeli zat beracun di sebuah warung.
Zat tersebut kemudian dicampurkan ke dalam panci berisi rebusan teh di rumahnya.
“Pelaku mencampur racun ke dalam teh, lalu menuangkannya ke dalam cangkir,” ujar Onkoseno, Jumat (6/2/2026).
Tak berhenti di situ, ASJ disebut menyuapi minuman beracun tersebut kepada para korban saat mereka tengah terlelap.
Tanpa menyadari bahaya yang mengintai, para korban pun menelan cairan mematikan itu. Akibatnya, ketiganya meregang nyawa.
Penyidik mengungkap, pembunuhan itu dilakukan melalui dua tahap.
Pada tahap awal, pelaku membuat korban kehilangan kesadaran dengan metode tertentu.
Setelah korban pingsan namun belum meninggal, ASJ kembali memasukkan racun ke dalam mulut mereka.
“Pelaku melakukan perbuatannya secara sistematis,” kata Onkoseno.
Dari hasil pemeriksaan, ASJ telah mengakui seluruh perbuatannya.
Polisi juga memastikan bahwa tindakan tersebut bukan dilakukan secara spontan, melainkan telah direncanakan sebelumnya.
Hingga kini, penyidik masih terus mendalami kasus ini dengan pendekatan scientific crime investigation untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa terungkap secara menyeluruh.
“Semua sudah kami pastikan, termasuk kondisi kejiwaan tersangka yang dinyatakan normal,” ujar Onkoseno.
Kasus ini pun menjadi peringatan keras bahwa kejahatan bisa bersembunyi di balik hal-hal yang tampak sederhana bahkan dalam secangkir teh hangat.
Penulis Firmansyah
Firmansyah merupakan seorang wartawan resmi di BacainD.com Firmansyah merupakan seorang Kepala Biro (KA-BIRO) untuk Kota dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Saat ini belum ada komentar