Breaking News
dark_mode
Beranda » Breaking News » DPO Dugaan Penganiayaan Cafe Edelwis Diringkus Polisi, Isu Perdamaian Santer di Masyarakat

DPO Dugaan Penganiayaan Cafe Edelwis Diringkus Polisi, Isu Perdamaian Santer di Masyarakat

  • account_circle M. Bahrul Ulum
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PASURUAN, news.BacainD.com – Setelah unit Resmob Satreskrim Polres Pasuruan meringkus DPO penganiayaan di Cafe Edelwis Desa Sengonangung, Kecamatan Purwosari, Pasuruan memunculkan bola panas. Pasalnya, dikalangan masyarakat santer isu kasus tersebut telah damai yang di nahkodai orang.

Menurut warga yang namanya enggan di publikasikan, bahwa Isu damai atau kekeluargaan tersebut dibenarkan langsung olehnya. Bahkan, dalam proses damai diduga di fasilitasi oleh dua orang dan juga tertuang nominal.

“Benar mas, dua orang itu menawarkan perdamaian ke pihak korban. Bahkan, mereka (Dua Orang) menyodorkan surat damai atau kekeluargaan itu ke pihak korban, disertai uang tunai,” ujar warga yang nama minta rahasiakan.

Ia menjelaskan, sebelum teken hitam diatas putih terlaksanakan, pihak keluarga korban juga sudah dingatkan dampak dari kesepakatan tersebut. Tetapi, salah satu dari dua orang itu justru meyakinkan keluarga korban.

“Pas waktu mau damai itu, keluarga korban sudah diingatkan dampak dari itu (Damai). Tetapi, mereka (Korban) dikuatkan dengan ucapan (Apa Kata Saya Red) dari salah satu orang itu,” jelasnya.

Yang lebih mencengakan lagi lanjutnya, dari keluarga korban tidak tau isi surat Damai atau kekeluargaan tersebut. Bahkan, dalam pertemuan itu juga tidak hadirkan terduga pelaku yang melakukan dugaan penganiayaan.

“Kayaknya keluarga korban tidak tau persis isi surat perdamaian yang di sodorkan oleh dua orang itu, tapi diminta untuk tetap tandangan. Saat pertemuan, saya dibuat bingung ada tandangan terduga pelaku tapi orangnya tidak ada,” lanjutnya.

Pihak keluarga korban menegaskan bahwa langkah tersebut tidak serta-merta menghentikan proses hukum. Uang yang diberikan dianggap sebagai bentuk kompensasi, bukan penyelesaian perkara.

“Kalau soal memaafkan, iya. Tapi untuk proses hukum, tetap harus berjalan,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Unit Resmob Satreskrim Polres Pasuruan meringkus DPO dugaan penganiayaan yang menimpa anak dan ayah Cafe Edelwis di Sengonagung, Purwosari, Pasuruan. Hingga berita ini diturunkan, Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait, isu hitam diatas putih. (BM)

M. Bahrul Ulum

Penulis

M. Bahrul Ulum adalah seorang wartawan BacainD.com - M. Bahrul Ulum merupakan Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) resmi yang bertugas di BacainD.com untuk wilayah Jawa Timur.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OTT KPK Bongkar Dugaan Suap Sengketa Lahan di PN Depok, Ketua Pengadilan Jadi Tersangka

    OTT KPK Bongkar Dugaan Suap Sengketa Lahan di PN Depok, Ketua Pengadilan Jadi Tersangka

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Firmansyah
    • 0Komentar

    DEPOK, BacainD.com – Operasi senyap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang dunia peradilan. Kali ini, Pengadilan Negeri (PN) Depok terseret dalam pusaran dugaan korupsi terkait pengurusan sengketa lahan. Melalui operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar pada Kamis (5/2/2026), KPK mengamankan tujuh orang. Dari jumlah tersebut, lima orang kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Pelaksana Tugas Deputi Penindakan […]

  • Perkuat Sinergi, Ketua DPRD Pasuruan Serap Aspirasi Warga Bulusari di Bulan Suci

    Perkuat Sinergi, Ketua DPRD Pasuruan Serap Aspirasi Warga Bulusari di Bulan Suci

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle M. Bahrul Ulum
    • 0Komentar

    PASURUAN, BacainD.com – Semangat kebersamaan terpancar dalam agenda reses kedua masa persidangan tahun ini yang digelar oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan. Bertempat di Yayasan Al Hidayah, Dusun Jembrung 1, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol pada Senin (23/02/26) ini dipadati oleh warga yang antusias menyampaikan harapan mereka. Momen ini menjadi jembatan penting bagi anggota dewan untuk turun […]

  • Tabir Pajak Bekasi: Potensi Pendapatan Triliunan, Data Masih Tertutup

    Tabir Pajak Bekasi: Potensi Pendapatan Triliunan, Data Masih Tertutup?

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Firmansyah
    • 0Komentar

    BEKASI, BacainD.com – Di tengah deretan pabrik, pusat perbelanjaan, dan kawasan industri yang terus menjamur, Bekasi menjelma menjadi salah satu motor penggerak ekonomi nasional. Aktivitas bisnis berdenyut tanpa henti, uang berputar setiap hari, dan ribuan transaksi terjadi di balik dinding-dinding beton. Pertanyaan itu kembali mengemuka seiring minimnya keterbukaan informasi mengenai realisasi penerimaan pajak di Kota […]

  • Trans Beken Picu Amarah, Ratusan Sopir Angkot Bekasi Hentikan Setir dan Turun ke Jalan

    Trans Beken Picu Amarah, Ratusan Sopir Angkot Bekasi Hentikan Setir dan Turun ke Jalan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Firmansyah
    • 0Komentar

    BEKASI, BacainD.com – Peluncuran layanan Bus Trans Beken oleh Pemerintah Kota Bekasi justru memicu gejolak di kalangan sopir angkutan kota. Ratusan angkot dari berbagai trayek memilih berhenti beroperasi dan turun ke jalan dalam aksi mogok massal, Selasa (10/2/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap kebijakan Pemkot Bekasi yang dinilai dilakukan tanpa sosialisasi terlebih dahulu kepada […]

  • Dugaan Pemalsuan Dokumen Menguat, Sengketa Tanah di PN Bekasi Terancam Berbalik Arah

    Dugaan Pemalsuan Dokumen Menguat, Sengketa Tanah di PN Bekasi Terancam Berbalik Arah

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Firmansyah
    • 0Komentar

    BEKASI, BacainD.com – Perkara perlawanan (verzet) atas putusan verstek dalam sengketa tanah antara M. Riyanto Nur Taufik Ardiansyah melawan Koperasi Simpan Pinjam Sri Rejeki kian memasuki babak penentuan. Di tengah absennya pihak Terlawan dalam beberapa persidangan, muncul fakta baru yang berpotensi menggugurkan seluruh klaim koperasi. Sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kota Bekasi […]

  • Perlindungan Rayap pada Rumah Baru: Tahap yang Paling Sering Dilewati saat Membangun

    Perlindungan Rayap pada Rumah Baru: Tahap yang Paling Sering Dilewati saat Membangun

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Thanisa Auliah
    • 0Komentar

    LIFESTYLE, news.BacainD.com – Dalam proses membangun rumah, anggaran biasanya dialokasikan dengan cermat untuk struktur, atap, instalasi listrik, dan finishing. Satu pos yang sering dihapus untuk menghemat adalah perlindungan terhadap rayap. Keputusan ini terasa masuk akal saat itu, karena rumah masih baru dan belum ada tanda-tanda masalah. Namun justru tahap konstruksi adalah momen ketika perlindungan bisa […]

expand_less