Breaking News
dark_mode
Beranda » Jawa Timur » Terungkap! Penembak Pria asal Tretes Prigen Pasuruan Ternyata Kerap Teror Warga Pakai Airsoft Gun dan Mengaku Oknum

Terungkap! Penembak Pria asal Tretes Prigen Pasuruan Ternyata Kerap Teror Warga Pakai Airsoft Gun dan Mengaku Oknum

  • account_circle M. Bahrul Ulum
  • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PASURUAN, news.BacainD.com – Penembak penjaga villa di Lingkungan Pesanggrahan Tretes Prigen Pasuruan kembali memunculkan keterangan baru dari korban hingga sejumlah saksi-saksi di sekitaran wilayah Tretes. Lebih mengejutkan lagi, orang itu sering mengaku sebagai Oknum dan menunjukkan Airsoft Gun ke orang.

Bahwa seseorang bertubuh besar tersebut setiap mendapatkan komplain dari tamu yang menggunakan jasa anak buahnya, selalu memperlihatkan senjata api jenis Airsoft Gun ke sejumlah tamu hingga pembantu serta penjaga Villa di kawasan Tretes.

Kesaksian itu juga dibenarkan langsung oleh Supardi – korban penambakan. Bahwa dia itu (seseorang bertubuh besar Red), kerap kali menjadi perbincangan hangat setiap kali ada tamu yang menggunakan jasa anak buahnya dan mau komplain selalu ditakut takut dengan itu (Airsoft Gun Red).

“Hampir kebanyakan orang (penjaga villa atau tamu Red) yang menggunakan jasa anak buahnya, mau komplain selalu di takut – takuti dengan Airsoft Gun,” beber Supardi, Sabtu (18/04/2026).

Supardi menegaskan, bahwa dia (terduga Pelaku Red) sering mengaku sebagai Oknum ke setiap pembantu hingga penjaga villa di setiap ada komplain, “Setiap ada komplain itu, dia itu selalu menakut nakuti seperti itu (Oknum Red), karena gayanya pakai jaket terus pakai topi,” tegasnya.

Senada dengan Supardi, Saksi lain yang namanya enggan disebutkan, juga pernah memesan jasa anak buahnya dan tamu tidak puas dengan pelayanan anak buah orang tubuh besar tersebut. Namun, mereka justru bukan memberikan solusi justru menunjukkan airsoft gun.

“Bukan orang itu saja yang pernah jadi korban, anak buah saya juga pernah menjadi korban orang itu, dia selalu membawa senpi setiap ada tamu yang komplain, sehingga anak buah saya takut dan memilih diam mas,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Supardi (44) korban penembakan di Lingkungan Pesanggrahan, Tretes Prigen Pasuruan menceritakan detik-detik tubuhnya diberondong pluru Airsoft Gun dengan jarak dekat. Bahkan, sampai saat ini proyektil menyerupai logam masih bersarang di tubuh korban. (BM)

M. Bahrul Ulum

Penulis

M. Bahrul Ulum adalah seorang wartawan BacainD.com - M. Bahrul Ulum merupakan Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) resmi yang bertugas di BacainD.com untuk wilayah Jawa Timur.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Bulan Tak Berhasil Diungkap, Keluarga Korban Pelemparan Bondet di Sukorejo Pasuruan Desak Polisi Tangkap Pelaku

    Dua Bulan Tak Terungkap, Keluarga Korban Pelemparan Bondet di Sukorejo Desak Polisi Tangkap Pelaku

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle M. Bahrul Ulum
    • 0Komentar

    PASURUAN, BacainD.com – Kasus pelemparan bondet di Jalan Sukorejo–Bangil, Dusun Lawatan, Desa Kalirejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan hingga korban bernama Jauri meninggal dunia masih belum temukan titik terang. Bahkan, keluarga korban mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku. Hingga memasuki bulan ke dua di Tahun 2026 (2 bulan lebih), pihak kepolosian masih belum mengungkap dan […]

  • Korban Yudi didampingi Kuasa Hukum tunjukkan SHM sah miliknya (BM)

    Skandal Tanah di Sukorejo Memanas! Tanah Warga SHM Sejak 1990 Tiba-Tiba Dipagar Hingga Berdiri Perusahaan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle M. Bahrul Ulum
    • 0Komentar

    PASURUAN, news.BacainD.com – Kasus sengketa tanah seluas 8031 meter persegi di Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan kembali memanas. Pasalnya tanah tersebut, memiliki document kepemilikan ganda antara warga hingga perusahaan. Menurut Jufri M Adi Kuasa Hukum bahwa persoalan ini bermula dari sebidang tanah yang dibeli oleh almarhum ayahnya diatas namakan anaknya Yudi Hermanto Yuwono (65), warga […]

  • Viral! Ditemukan Belatung Pada Makanan MBG di SMPN 8 Tambun Selatan

    Viral! Ditemukan Belatung Pada Makanan MBG di SMPN 8 Tambun Selatan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Firmansyah
    • 0Komentar

    BEKASI, BacainD.com – Sebuah video yang memperlihatkan keberadaan belatung pada menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 8 Tambun Selatan mendadak viral di media sosial. Temuan tersebut memicu keprihatinan publik, sekaligus menimbulkan pertanyaan tentang standar kebersihan makanan yang disajikan kepada siswa. Dalam rekaman yang beredar, belatung tampak berada di dalam sosis yang disajikan […]

  • Trans Beken Picu Amarah, Ratusan Sopir Angkot Bekasi Hentikan Setir dan Turun ke Jalan

    Trans Beken Picu Amarah, Ratusan Sopir Angkot Bekasi Hentikan Setir dan Turun ke Jalan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Firmansyah
    • 0Komentar

    BEKASI, BacainD.com – Peluncuran layanan Bus Trans Beken oleh Pemerintah Kota Bekasi justru memicu gejolak di kalangan sopir angkutan kota. Ratusan angkot dari berbagai trayek memilih berhenti beroperasi dan turun ke jalan dalam aksi mogok massal, Selasa (10/2/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap kebijakan Pemkot Bekasi yang dinilai dilakukan tanpa sosialisasi terlebih dahulu kepada […]

  • Pencuri Sapi milik Warga Watuagung Prigen Pasuruan Terungkap, Berikut Identitas Terduga Pelaku

    Pencuri Sapi milik Warga Watuagung Prigen Pasuruan Terungkap, Berikut Identitas Terduga Pelaku

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle M. Bahrul Ulum
    • 0Komentar

    PASURUAN, BacainD.com – Teka-teki pencurian Sapi Tiga ekor di sebuah Kandang di Desa Watuagung, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan pada Selasa (30/12/2025) kemarin akhirnya terungkap. Polisi meringkus 2 orang terduga pelaku. Kedua terduga pelaku yakni berinisial M-I-A (19) warga Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang dan W-S (24) warga Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Menurut […]

  • Desak Evaluasi Total PT KAI, Pengamat Menilai Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Akibat Kelalaian Sistem

    Desak Evaluasi Total PT KAI, Pengamat Menilai Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Akibat Kelalaian Sistem

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Thanisa Auliah
    • 0Komentar

    BEKASI, BacainD.com – Tragedi kecelakaan kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) dinilai sebagai cerminan lemahnya sistem pengelolaan dan pengawasan di tubuh PT Kereta Api Indonesia (Persero). Insiden yang menewaskan sejumlah korban dan melukai puluhan penumpang itu memicu sorotan terhadap aspek keselamatan dalam operasional transportasi publik. Peneliti independen dari Human Institute, Ramdan […]

expand_less