700 Atlet Renang Cilik di Bekasi Rebut Piala KONI
- account_circle Firmansyah
- calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BEKASI, BacainD.com – Riuh tepuk tangan dan sorak semangat memenuhi Gelanggang Aquatic Center Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (8/2/2026).
Sebanyak 700 perenang usia muda dari berbagai sekolah dan perkumpulan renang beradu kecepatan dan ketangguhan dalam kejuaraan renang memperebutkan Piala KONI Kabupaten Bekasi.
Ajang bertajuk Fun Games Fins Swimming ini menjadi magnet bagi atlet belia berusia lima hingga 18 tahun.
Total, sebanyak 1.700 nomor perlombaan dipertandingkan, terdiri atas tujuh nomor fun games dan delapan nomor prestasi.
Ketua Cabang Olahraga Akuatik Kabupaten Bekasi, Wanto, menyebut tingginya partisipasi peserta sebagai sinyal positif perkembangan olahraga renang di daerah.
“Jumlah peserta yang mencapai 700 anak dengan 1.700 nomor lomba menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap olahraga akuatik di Kabupaten Bekasi terus meningkat,” ujar Wanto.
Dalam kejuaraan ini, para peserta berlaga di berbagai nomor fun games, seperti 25 meter papan kaki bebas fins hingga 50 meter gaya punggung fins.
Sementara nomor prestasi mempertandingkan gaya bebas, kupu-kupu, dada, dan punggung pada jarak 25 dan 50 meter.
Lebih dari sekadar kompetisi, kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan atlet sejak usia dini.
Wanto menegaskan, ajang ini merupakan bagian dari proses penjaringan bibit unggul yang akan dibina secara berkelanjutan.
“Kami berharap dari sini lahir atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bekasi di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” katanya.
Harapan serupa disampaikan Ketua KONI Kabupaten Bekasi, Reza Luthfi Hasan.
Menurutnya, kejuaraan ini menjadi fondasi penting dalam regenerasi atlet renang.
“Bibit-bibit junior inilah yang kelak menggantikan para senior. Kita sudah punya Fadlan yang tampil di Olimpiade Tokyo 2021, juga Reza Bayu, Prada Hanan, Dwiki Raharjo, dan lainnya. Regenerasi harus terus berjalan,” ujar Reza.
Ia menilai, dengan dukungan sarana bertaraf internasional, pembinaan yang masif, serta keterlibatan pemerintah dan swasta, Kabupaten Bekasi memiliki peluang besar menjadi pusat pembinaan olahraga akuatik nasional.
“Sarana kita sudah memadai. Tinggal konsistensi pembinaan. Jika semua berjalan sesuai jalur, Bekasi bisa menjadi episentrum prestasi renang Indonesia. Prestasi adalah prestise dan cermin kemajuan daerah,” tuturnya.
Melalui kejuaraan ini, kolam renang di Cikarang tak hanya menjadi arena perlombaan, tetapi juga titik awal lahirnya generasi perenang masa depan yang kelak siap mengharumkan nama Bekasi di panggung olahraga nasional hingga dunia.
Penulis Firmansyah
Firmansyah merupakan seorang wartawan resmi di BacainD.com Firmansyah merupakan seorang Kepala Biro (KA-BIRO) untuk Kota dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Saat ini belum ada komentar