Gudang LPG di Bangil Digrebek Mabes Polri, Polres Pasuruan Diduga Kecolongan
- account_circle M. Bahrul Ulum
- calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

FOTO: Suasana gudang sampai saat ini masih tertutup usai digerebek (BM)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PASURUAN, BacainD.com – Sebuah gudang yang mencurigakan sebagai tempat penyimpanan LPG yang tidak dilengkapi oleh Plakat dari Pertamina di Kelurahan Kauman, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan digerebek langsung oleh Jajaran Mabes Polri dan Polda Jatim pada Kamis (05/02/2026) kemarin.
Namun, Polres Pasuruan didiuga tidak mengetahui aktifitas di gudang tersebut.
Ketua RW 01 Kelurahan Kauman, Pak Munir, membenarkan adanya peristiwa yang terjadi pada hari Kamis siang kemarin.
Menurut keterangannya, petugas datang dengan menggunakan sekitar tiga hingga empat mobil.
“Benar mas, yang datang saat itu pakai seragam cokelat-cokelat gitu mas. Beliau ngakunya dari Reskrim Polda Jatim,” ujar Munir saat memberikan keterangan melalui sambungan teleponnya.
Munir menjelaskan, bahwa sebelum penggerebekan terjadi, warga sekitar memang sudah menaruh curiga. Gudang yang dulunya merupakan tempat parkir truk itu kini tertutup rapat.
“Gudang itu dulunya dibuat parkiran truck, setelah berganti penyewa dibuat gudang LPG. Sebelum digrebek banyak laporan dari warga,” jelasnya.
Munir menguraikan, bahwa saat pihaknya mendatangi gudang tersebut pada bulan lalu, untuk melakukan koordinasi awal, namun saat itu tidak ditemukan barang bukti yang kuat.
Bahkan, penyewa gudang tersebut juga tidak izin ke RT RW setempat.
“Saat saya cek ke gudangnya itu kosong mas, mulai dari plakat atau apapun tidak ada. Cuman ada satu orang yang tengah bersih-bersih, penyewa gudangnya belum izin ke RT/RW, gudang itu disewa untuk LPG kurang lebih tiga sampai empat bulanan,” urainya.
Dalam operasi yang berlangsung selama lebih dari satu jam tersebut, petugas menyita dua unit truk dari lokasi kejadian.
Salah satu truk berisi tabung LPG, sementara satu truk lainnya harus ditarik menggunakan mobil derek karena tidak ditemukan kunci kendaraannya.
“Keluar dari gudang yang dibawa dua truk. Yang satu truck isi tabung LPG, yang satu kosongan. Kebetulan yang satu itu ditarik sama mobil derek atau apa, karena tidak ada kuncinya, akhirnya diambil paksa gitu lho, Mas,” ujar Munir.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adimas Firmansyah mengatakan, bahwa yang melakukan penggerebekan sebuah gudang tersebut dari Mabes.
“Saya liat mabes yak?,” kata Adimas. (BM)
Penulis M. Bahrul Ulum
M. Bahrul Ulum adalah seorang wartawan BacainD.com - M. Bahrul Ulum merupakan Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) resmi yang bertugas di BacainD.com untuk wilayah Jawa Timur.

Saat ini belum ada komentar