Breaking News
dark_mode
Beranda » Bekasi » Kota Bekasi Dinilai “Ketinggalan”, DPRD Desak Hadirnya Universitas Negeri

Kota Bekasi Dinilai “Ketinggalan”, DPRD Desak Hadirnya Universitas Negeri

  • account_circle Firmansyah
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI, BacainD.com – Di tengah besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang hampir menyentuh Rp7 triliun, Kota Bekasi justru dinilai masih tertinggal dalam sektor pendidikan tinggi.

Hingga kini, kota penyangga ibu kota itu belum memiliki satu pun perguruan tinggi negeri.

Kondisi tersebut menuai sorotan dari anggota DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra. Ia menilai, absennya kampus negeri menjadi ironi bagi kota metropolitan seperti Kota Bekasi.

“Masak sekelas Bekasi, APBD-nya hampir Rp7 triliun, belum punya universitas negeri. Kita malu dibandingkan kota lain yang lebih kecil tapi sudah punya,” ujar Sarwin, di Bojong Menteng, Jumat (13/2/2026).

Warga Terpaksa Kuliah ke Luar Daerah
Menurut Sarwin, ketiadaan perguruan tinggi negeri memaksa ribuan lulusan SMA Bekasi mencari kampus ke luar daerah, mulai dari Jakarta, Depok, Bogor, hingga Jawa Timur.

“Banyak anak-anak kita harus kuliah jauh dari rumah. Bahkan sampai ke Malang dan Surabaya. Ini tidak layak untuk kota sebesar Bekasi,” katanya.

Ia menegaskan, keberadaan universitas negeri bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjamin akses pendidikan tinggi yang merata dan terjangkau bagi masyarakat.

Lahan Sudah Ada, Tinggal Keseriusan
Sarwin menyebut, sejumlah lokasi strategis dapat dipertimbangkan sebagai lokasi kampus negeri, termasuk kawasan sekitar DPRD dan area Summarecon yang masih memiliki lahan fasilitas sosial dan umum.

“Dulu juga sempat ada wacana kampus swasta diubah menjadi negeri. Lahan di Summarecon juga bisa diprioritaskan untuk kepentingan warga,” jelasnya.

Ia menambahkan, DPRD telah berulang kali menyampaikan aspirasi ini melalui rapat paripurna, komisi, hingga pembahasan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Target Periode 2024–2029
Sarwin berharap, pada periode pemerintahan 2024–2029, rencana pembangunan universitas negeri tidak lagi berhenti di atas kertas.

“Kalau belum sempat bangun gedung, minimal bebaskan lahannya dulu. Jangan terus tertunda,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan kampus tidak harus memakan lahan luas. Konsep gedung bertingkat bisa menjadi solusi di tengah keterbatasan ruang.

“Yang penting ada dulu. Bisa dibangun ke atas. Tidak perlu menunggu lahan puluhan hektare,” ujarnya.

Akan Terus Dikawal di DPRD
Sarwin memastikan, isu ini akan kembali ia dorong dalam sidang-sidang DPRD mendatang.

Ia meminta Pemerintah Kota Bekasi menunjukkan komitmen nyata demi masa depan pendidikan warganya.

“Ini soal investasi jangka panjang. Kalau kita serius membangun SDM, universitas negeri harus menjadi prioritas,” pungkasnya.(ADV)

Firmansyah

Penulis

Firmansyah merupakan seorang wartawan resmi di media online BacainD.com untuk wilayah Bekasi Raya. - Firmansyah menjabat sebagai Kepala Biro (KA-Biro) Bekasi Raya yang aktif mengulas berita terkini dengan gaya penulisan yang lugas dan informatif. Fokus pada kecepatan, akurasi, dan relevansi dalam setiap karya jurnalistik yang dipublikasikan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Urukan di Winongan Abaikan Himbauan dari Komisi III DPRD Pasuruan

    Proyek Urukan di Winongan Abaikan Himbauan dari Komisi III DPRD Pasuruan

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle M. Bahrul Ulum
    • 0Komentar

    PASURUAN, BacainD.com – Meski telah dilakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) oleh Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan pada Selasa (18/02/2026) lalu. Sebuah Proyek pengurukan di Desa Mendelan, Kecamatan Winongan abaikan himbauam dari Wakil Rakyat. Dalam sidak tersebut, para wakil rakyat dengan tegas meminta operasional dihentikan sementara hingga seluruh dokumen perizinan dan standar keamanan dipenuhi. Namun, kenyataan di […]

  • Presiden Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Harlah Satu Abad NU di Malang

    Presiden Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Harlah Satu Abad NU di Malang

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Thanisa Auliah
    • 0Komentar

    MALANG, BacainD.com – Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Mujahadah Kubro dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu pagi. Berdasarkan pantauan siaran langsung kanal YouTube Sekretariat Presiden, kehadiran Presiden Prabowo disambut antusias ribuan warga nahdiyin yang telah memadati stadion sejak dini hari. […]

  • Polisi olah TKP tempat Ibu muda di sekap (hms)

    Terlelap Tidur di Ruang Tamu, Ibu Muda Asal Kraton Disekap Tiga Pria Bertopeng Sarung, Polisi Kejar Pelaku

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle M. Bahrul Ulum
    • 0Komentar

    PASURUAN, news.BacainD.com – Sedang terlelap tidur di ruang tengah, seorang perempuan muda berinisal M-S (26) warga Dusun Wetan Dalem, Desa Pulokerto, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan menjadi korban penyekapan oleh tiga orang bertopeng sarung pada Kamis (16/04/2026) dini hari. Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aiptu Junaedi mengatakan, bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB […]

  • Ilustrasi polisi ringkus DPO dugaan Penganiayaan di Edelwis (AI)

    Proses Hukum Kasus Dugaan Penganiayaan di Cafe Edelwis Purwosari Terus Berjalan, Unit Resmob Ringkus Satu DPO

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle M. Bahrul Ulum
    • 0Komentar

    PASURUAN, news.BacainD.com – Proses hukum kasus dugaan penganiayaan di sebuah Cafe Edelwis di Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan terus berjalan. Meski, telah menetapkan tiga tersangka dan dijatuhi hukuman di Pengadilan Negeri (PN) Bangil. Kali ini, Unit Resmob Satreskrim Polres Pasuruan meringkus satu orang yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Diketahui terduga pelaku yang saat […]

  • Kasus Bobol Brankas Balai Desa Lebakrejo Terungkap, Otak Pelaku Ternyata Suami Kepala Desa

    Kasus Bobol Brankas Balai Desa Lebakrejo Terungkap, Otak Pelaku Ternyata Suami Kepala Desa

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle M. Bahrul Ulum
    • 0Komentar

    PASURUAN, BacainD.com – Misteri kasus pembobolan brankas di Kantor Balai Desa Lebakrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, yang terjadi pada Selasa (30/12/2025), akhirnya terungkap. Fakta mengejutkan terkuak setelah polisi memastikan salah satu otak pelaku pencurian merupakan suami dari Kepala Desa Lebakrejo. Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adimas Firmansyah mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyelidikan mendalam yang […]

  • Warga Sukabumi 'Talangi' Tugas Negara, Bangun Tanggul Rp 500 Juta Demi Selamatkan Rumah dari Amblas

    Warga Sukabumi ‘Talangi’ Tugas Negara, Bangun Tanggul Rp 500 Juta Demi Selamatkan Rumah dari Amblas

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Firmansyah
    • 0Komentar

    SUKABUMI, BacainD.com – Warga Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, mengambil langkah luar biasa demi menyelamatkan rumah mereka dari ancaman abrasi Sungai Ciseureuh. Dengan gotong royong, mereka membangun tanggul beton, bahkan seorang warga rela merogoh kocek hingga Rp 500 juta untuk menutupi kekosongan peran pemerintah. Aksi ini muncul sebagai respons atas lambannya penanganan bencana di Kabupaten Sukabumi. […]

expand_less